Rabu, 03 April 2013

Sejarah Celana Jeans dan Saku kecil pada Celana Jeans

Sejarah Celana Jeans......


      Jeans atau denim adalah sebuah fenomena di dunia fashion yang terus bertahan dan masih terus digunakan hingga abad se-modern sekarang. Hampir setiap orang pernah melihat dan memakai celana jeans. Mode celana ini hampir tidak terikat dengan usia dan gender, tetapi tahukah anda bahwa celana jeans dulunya adalah celana yang hanya dipakai oleh para pekerja tambang di Amerika Serikat? Maka.........baca blog tentang sejaran jeans ini sampai selesai yooooo;;)

      Jeans pertama kali dibuat di Genoa, Italia tahun 1560-an. Jeans biasa dipakai oleh angkatan laut. Celana yang biasa disebuat orang Perancis dengan “bleu de Génes“, yang berarti biru Genoa ini,
meski pertama kali diproduksi dan dipakai di Eropa, tetapi sebagai fashion, jeans dipopulerkan di AS oleh Levi Strauss, pria yang berusia 21 asal Bavaria, Eropa  yang memperkenalkannya kali pertama pada tahun 1850-an pada penambang-penambang emas di San Francisco, Amerika. Saat itu di Amerika sedang dilanda demam emas. Untung memang tak dapat di tebak, kain dagangan Levi Straus pun habis terjual kecuali sebuah tenda yang terbuat dari kain kanvas. Lalu kain kanvas untuk membuat tenda tersebut ia potong dan dibuat menjadi beberapa celana dan dijual kepada para penambang emas di Amerika. Hasilnya pun sangat memuaskan, para pekerja tambang emas sangat menyukai celana buatan Levi Strauss karena tahan lama dan tidak mudah rusak. Strauss berusaha menangkap peluang tersbut dengan menyempurnakan celana yang akan dibuatnya kembali. Ia lalu memesan bahan pembuat celana dari Genoa yang disebut dengan Genes. Levi Strauss memperkenalkan celana buatannya di Amerika menggunakan nama Blue Jeans.




      Banyak para pekerja tambang emas pun langsung berbondong – bondong membeli celana dari Levi Strauss dan menobatkannya menjadi celana resmi penambang emas di Amerika. Para penambang emas tersebut menamai celana buatan Levis dengan istilah “those pants of Levi`s” yang artinya Celana si Levi. Istilah inilah yang menjadi merk dagang pertama celana jeans di dunia. Insting bisnis Levi Straus yang tajam ini membuat pengusaha Jakob Davis, seorang penjahit asal Reno, Nevada, tertarik dan mengajaknya untuk bekerja sama yang menambahkan kekuatan sebuah celana dengan menambahkan kancing logam.

       Pada tahun 1880 kerja sama tersebut melahirkan pabrik celana jeans pertama di dunia. Produk desain jeans mereka yang pertama diberi nama Levi’s 501. Awalnya produk ini di desain khusus untuk para pekerja tambang emas. Dan akhirnya para penambang pun ketagihan dengan celana buatan Strauss hingga muncul istilah “those pants of Levi’s” (celana si Levi). Setelah itu tercetuslah merk dagang bernama “Levi’s”, yang merupakan merk dagang celana jeans pertama di dunia. 


Sejarah Saku Kecil pada Celana Jeans

     Jeans memiliki 5 saku dalam satu clana, yaitu 2 di depan, 2 di belakang dan 1 saku kecil di daa saku depan sebelah kanan.
     Pernah terlintas kenapa celana jeans selalu ada saku kecil di bagian sebelah kanannya? Ternyata.........saku kecil yang imut (kaya aku) tersebut bukan hanya berfungsi untuk kebutuhan fashion tapi juga berfungsi sebagai saku tempat  menyimpan butiran emas yang kecil -kecil yang didapat oleh para penambang emas. Meski kini jeans diproduksi dalam berbagai merek dan bukan hanya untuk para penambang, tetapi saku imut-imut (kaya aku lagi;;)) itu masih tetap ada. Tentu saja sekaeang tidak lagi digunakan sebagai tmpat menyimpan butiran emas.

     Dari tahun ke tahun jeans mulai berkembang dan sampai sekarang pun, jeans terus berkembang sesuai tuntunan zaman. Jeans juga telah bertahan cukup lama dan mampu meramaikan dunia mode. Selain menembus batas usia dan gender, jeans pun telah menembus batas status sosial masyarakat.
Sepertinya, dunia harus berterima kasih atas kejeniusan Mr. Levi Strauss ini.

Ini jeans tertua di dunia........................

             Sumber : wowkeren.com
Celana jeans ini merupakan koleksi tertua Levi's yang diperlihatkan saat pluncuran toko baru di San Fransisco. Celana tersebut berupa celana panjang bebel dan saku belakangnya sudah koyak tapi masih nampak bagus.

Celana tersebut dibuat tahun 1879 silam atau sekitar 134 tahun yang lalu menggukan 100 persen bahan organik.  Koleksi yang bernilai 150 ribu dolar atau sekitar Rp 1,3 miliar (kurs Rp 8.840) tersebut disimpan rapi dalam lemari besi.

Jika kebanyakan celana jeans saat ini menggunakan resleting, celana tersebut masih menggunakan gesper yang khas (seperti kancing). Pemilik toko baru Levi's di San Fransisco, Downey, mengaku membeli celana tersebut seharga 40 ribu dolar atau sekitar Rp 353 juta.


Referensi: Searching..................google.co.id/asalusulcelanajeans

Tidak ada komentar:

Posting Komentar